ANALISIS KONTEKS DALAM TRADISI LISAN MANYONGGOT MASYARAKAT BARUS

  • Siti Aisyah SMA Negeri 1 Sosorgadong
Keywords: Manyonggot, Tradisi lisan, Masyarakat Barus

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan konteks di dalam performansi tradisi lisan manyonggot pada masyarakat Barus kabupaten Tapanuli tengah Provinsi Sumatra Utara, yang meliputi konteks situasi, konteks budaya, konteks sosial, dan konteks ideologi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu mendeskripsikan data berdasarkan kenyataan-kenyataan secara objektif sesuai fakta yang ditemukan.  Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah pengamatan atau observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dalam penelitian ini berupa aktivitas atau performansi tradisi lisan ‘manyonggot’. Selanjutnya data ini disebut teks yang akan dianalisis konteksnya dengan kajian antropolinguistik. Hasil analisis konteks dalam performansi manyonggot ini menreskripsikan:  1. Konteks situasi dalam upacara manyonggot yaitu dilaksanakan pada siang hari di dalam rumah tempat tinggal pasangan suami istri yang disonggot, dan pelaksaan manyonggot ini adalah sebagai ungkapan rasa suka. 2. Konteks budaya berkaitan dengan tujuan budaya dalam tradisi lisan manyonggot yaitu menyangkut siklus kehidupan berupa pelaksanaan upa-upa dan pemberian makanan kepada perempuan yang sedang hamil anak pertama pada usia kehamilan tujuh bulan. 3. Konteks sosial dalam upacara manyonggot yaitu dilakukan oleh masyarakat beragama Islam maupun Kristen yang melibatkan kedua belah pihak keluarga pasangan suami istri, dan para tetangga. 4. Konteks ideologi dalam upacara manyonggot yaitu adanya nilai-nilai kebaikan yang diyakini bersama oleh masyarakat di Barus sehingga tradisi ini terus berlangsung sejak zaman dahulu sampai sekarang.

Published
2022-07-23
Section
Articles